Kemajuan perusahaan adalah salah satu hal yang diinginkan oleh setiap pemimpin perusahaan, baik perusahaan startup maupun perusahaan internasional. Salah satu kunci kemajuan perusahaan adalah pada performa karyawannya yang terbagi menjadi banyak divisi.

Pemimpin perusahaan perlu memantau kinerja karyawannya secara berkala untuk memastikan jika karyawan memang bekerja sebaik mungkin dan tidak loyo. Sebaiknya, performa karyawan yang kurang maksimal pun akan menyebabkan perusahaan merugi dan lama kelamaaan bisa bangkrut.

Untuk meminimalisir berkurangnya performa karyawan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pemimpin perusahaaan antara lain sebagai berikut:

Menerima ide karyawan

Salah satu tanggungjawab pemimpin perusahaan adalah untuk selalu berinovasi untuk memajukan perusahaannya. Oleh sebab itulah seorang pemimpin perusahaan dituntut untuk selalu kreatif supaya tidak kalah saing dengan perusahaan lainnya.

Namun mencari ide baru pun tidak semudah yang dipikirkan, bahkan sebuah perusahaan bisa bangkrut karena kurang inovasi. Tidak ada salahnya para pemimpin perusahaan menerima ide para karyawannya yang sering kali out of the box, terutama para karyawan muda yang selalu update tentang apa saja yang sedang hits di masyarakat.

Menerima ide karyawan akan membuat mereka lebih merasa dihargai sebagai anggota perusahaan dan membuatnya terus semangat untuk bekerja.

Berkomunikasi dengan baik

Salah satu penyebab yang menurunkan motivasi karyawan adalah kurangnya rasa dekat antara karyawan dengan pemimpin perusahaan. Karyawan bukan hanya membutuhkan gaji yang cukup, namun juga sosok pemimpin yang siap mendengarkan aspirasi mereka untuk kemajuan perusahaan.

Menjalin komunikasi yang baik dengan karyawan bisa ditunjukkan dengan berbagai cara, salah satunya menerima ajuan cuti baik yang bersifat penting ataupun ketika karyawan hanya menginginkan liburan sejenak. Perusahaan juga bisa memberikan fasilitas yang memadai bagi tiap karyawannya, seperti memberikan fasilitas absensi online yang bisa dilakukan di mana saja, termasuk ketika karyawan bertugas di lapangan.

Memberi penghargaan secara berkala

Adanya penghargaan alias reward akan membuat karyawan lebih termotivasi untuk bekerja, meskipun perusahaan memberikan penghargaan yang jumlahnya tidak seberapa. Perusahaan pun tidak harus memberikan penghargaan berupa uang, namun juga bisa berupa predikat tertentu seperti karyawan terajin, karyawan terlucu, karyawan dengan tingkat adaptasi yang tinggi, dan masih banyak lagi.

Adanya penghargaan dari perusahaan akan membuat karyawan lebih merasa didengar oleh perusahaan dan tentunya akan meningkatkan motivasi bekerja mereka secara berkala. Dijamin profit perusahaan akan segera meningkat dengan penghargaan kecil-kecilan yang diberikan ke karyawan.

Hindari membicarakan kejelekan karyawan

Meskipun kelihatannya sepele, pemimpin perusahaan yang membicarakan kejelekan seorang karyawan ke rekan kerjanya akan menurunkan rasa percaya diri dari karyawan tersebut. Selain itu, karyawan tadi akan merasa kurang percaya dengan pemimpin perusahaan dan lama kelamaan bisa mengajukan resign.

Apabila performa karyawan kurang maksimal, pemimpin perusahaan bisa mengingatkan karyawan tersebut dengan mengajaknya berdiskusi setelah jam kerja. Bisa juga perusahaan menawarkan pelatihan kerja terhadap karyawan agar performanya menningkat dan nantinya juga akan menguntungkan perusahaan.

Nah pastinya sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk memotivasi karyawan terus bekerja? Tingkat motivasi karyawan bisa dilihat dari tingkat kehadiran karyawan tersebut yang sekarang bisa dipantau lebih mudah dengan absensi online.

Payroll Bozz, yaitu absensi online terbaik di Indonesia bukan hanya memudahkan perusahaan memantau daftar absen karyawan selama sebulan, namun juga memudahkan karyawan melakukan absen di mana saja secara online. Anda juga bisa mengatur cuti ataupun pajak karyawan yang bisa dilakukan hanya dengan sekali klik.

So, tunggu apalagi untuk mengandalkan Payroll Bozz untuk mengatur absensi karyawan perusahaan Anda?